Monday, March 25, 2024

Sebuah Renungan untuk Diri di Bulan Ramadan 1445 H


Sebuah renungan untuk diri di bulan ramadan 1445

Tidak menyangka akan mengalami seperti momen ramadan sesepi ini. Tidak ada anak-anak di rumah merupakan suatu pengalaman yang baru. Yah hitung-hitung latihan pensiun. Hiks, agak sedih juga.

Meski hati kebat-kebit karena galau kehilangan kerriweuhan ramadan bersama anak-anak, ada hikmahnya juga lho. Dengan tidak riweuh lagi, saya bisa punya banyaaak waktu untuk introspeksi diri. Punya baanyak waktu untuk mengerjakan banyak hal termasuk lebih khusu beribadah.

Sunday, March 24, 2024

Tips Libur Lebaran Anti Mati Gaya Walau Tidak Mudik


Sudah ngomongin mudik lagi nih? Puasa belum setengah bulan namun hawa mudik mulai terasa. Terutama buat yang tujuan mudiknya jauh, tentu sudah direncanakan bahkan sebelum bulan puasa dimulai. 

Bahkan banyak yang sudah booking tiket pesawat atau tiket kendaraan umum lainnya. Biar tenang kalau sudah punya tiket untuk mudik, nggak usah gedebukan hunting tiket lagi pas bulan puasa dan mepet tanggal keberangkatan.

Saya sendiri pernah mengalami serunya mudik lebaran. Tinggal di rantau jauh dari keluarga. Kalau mau mudik kudu naik pesawat dulu. Ketika jumlah anggota keluarga masih sedikit mah nggak masalah. Begitu nambah personil (nambah anak maksudnya), langsung deh kudu pake kalkulator menghitung biaya buat mudik hehe.

Saturday, March 23, 2024

Sabar Menghadapi Ujian, Pertolongan Allah Akan Tiba Pada Waktunya


Pernah merasa sedih dan tertekan karena masalah yang dihadapi?

Dalam hidup, kita menghadapi berbagai cobaan. Bisa terjadi kapan saja, dan siapa saja bisa mengalaminya. Hidup tidak semata-mata diberi kenikmatan oleh Allah SWT, ujian berupa cobaan masalah juga kerap terjadi. Yah namanya hidup, pastilah ada pasang surutnya, suka dan dukanya.

Kali ini saya mau cerita tentang ujian berupa masalah yang sedang dihadapi. Masalah adalah ujian yang harus kita selesaikan. Menghindari masalah tidak akan menyelesaikan masalah tersebut, malah membuatnya semakin berlarut-larut. Jadi, kita dengan tabah harus menjalani hidup dengan masalah yang ada di dalamnya.

Seperti manusia pada umumnya, saya pun tidak lepas dari masalah. Mulai dari kecil sampai pada usia jelang lima puluh tahun. Mulai masalah ringan sampai berat yang bikin depresi. Alhamdulillah masa galau tersebut sudah terlewati. Sekarang mah masalah standar khas ibu rumah tangga saja yang saya hadapi sehari-hari.

Friday, March 22, 2024

Alasan Memberi Reward Puasa untuk Anak


Reward puasa untuk anak, perlu atau tidak? 
Memberi hadiah atau penghargaan untuk anak-anak yang berpuasa di bulan Ramadan dilakukan pada beberapa keluarga muslim. Bisa berupa uang atau barang. 

Kalau reward berupa kata pujian, itu mah sudah pasti diucapkan oleh para orangtua yang bangga pada anaknya yang sudah berpuasa penuh selama bulan ramadan. Siapa sih yang ngga seneng anaknya bisa puasa dengan lancar? Terutama buat anak yang masih belajar puasa di usia balita atau awal usia SD.

Ada yang berpendapat, memberi reward dapat mengaburkan tujuan spiritual dari ibadah puasa. Kesannya anak semangat berpuasa supaya dapat hadiah uang atau barang yang dia inginkan. Tidak apa, semua bebas punya pandangan sendiri bukan?

Thursday, March 21, 2024

Tips Menjaga Kesehatan Kulit dan Tubuh Selama Bulan Puasa bagi Perempuan Usia 40 Tahun ke Atas


Bagaimana cuaca di kotamu pada bulan puasa minggu kedua ini? Di Bogor sudah tiga hari terakhir panasnya terik banget. Padahal awal puasa diguyur hujan terus menerus. Perubahan cuaca agak ekstrim dadakan gini rentan mendatangkan penyakit. Semoga kita sehat selalu dan bisa beribadah puasa dengan lancar ya.

Kesehatan tubuh memang penting dijaga selama bulan puasa ini. Nggak ketinggalan, kesehatan kulit juga perlu diperhatikan. Terutama buat kita-kita nih, para emak alias perempuan usia 40 tahun ke atas.

Tuesday, March 19, 2024

Bulan Puasa Ramadan Tanpa Anak-Anak. Kebayang Rindunya Nggak Sih?



Tidak pernah terbayangkan momen bulan puasa Ramadan tanpa anak-anak di rumah akan terjadi secepat ini. Umumnya kan anak-anak tidak ada di rumah lagi kalau sudah kuliah di kota lain, kerja atau bahkan menikah. Suasana rumah jadi sepi. Yah vibesnya di rumah kayak suami istri yang sudah pensiun gitu. Padahal suami saya belum pensiun lho (insha Allah beberapa tahun lagi).

Saya punya 3 anak laki-laki. Semuanya sedang berjuang menuntut ilmu di kota lain. Si sulung Aa Dilshad kuliah (semester 4) di kota Cirebon, si tengah Kk Rasyad (kelas 11) dan si bungsu Dd Irsyad (kelas 7) ada di pesantren di Subang. 

Tahun lalu masih menyisakan si bungsu seorang yang ada di rumah. Setelah lulus SD, Dd Irsyad ikut kakaknya masuk pesantren di Subang. Masih satu pesantren yang sama namun beda cabang. Kk Rasyad di Jalancagak Subang, sedangkan Dd Irsyad di Wanareja dekat pusat kota Subang. Jaraknya ada 30 menit dengan mobil. Sedikit repot sih pas nengokinnya wkwkwk.
Back to Top