Saturday, July 7, 2018

Liburan Senang, Dompet Ikut Tenang ala Keluarga Surya



Halo semua! Apa kabar? Semoga dalam keadaan baik dan sehat ya, aamiin. Gimana? Sudah mulai sibuk beraktivitas, atau masih menikmati liburan? Libur kenaikan tahun ajaran baru tahun ini lumayan lama ya. Disatukan dengan libur Hari Raya Idul Fitri, ada mungkin sekitar satu setengah bulan anak-anak nganggur di rumah.

Mumpung liburan panjang dan lama, rasanya pengen banget ajak keluarga pergi liburan ke tempat yang jauh. Waktunya juga bisa lebih lama. Pokoknya, puas-puasain liburan deh! Waktunya bersenang-senang. Cuti kerja pun dibela-belain biar bisa pergi bareng kelurga tercinta. 

Kenapa liburan itu perlu? Buat saya, liburan itu ga sekedar refreshing. Bisa bikin bonding keluarga jadi lebih erat. Quality time banget gitu lho. Manfaat liburan yg paling penting adalah menorehkan memori indah untuk anak-anak kita. Di masa mendatang, kelak mereka akan ingat momen bahagia liburan bareng keluarga tercinta.

Tuesday, May 15, 2018

Perhatikan 8 Hal Ini Saat Memilih Tas Anak Sekolah Agar Awet Dipakai


Tidak terasa, sebentar lagi ujian akhir semester akan diselenggarakan. Tentu saja, usai ujian ada libur panjang kenaikan kelas. Yeay, libur telah tiba! Bukan anak-anak saja yang bergembira menyambut liburan sekolah, kita sebagai orang tuanya ikut seneng juga. Bisa jalan-jalan atau menghabiskan waktu lebih lama bersama buah hati kesayangan.

Saya dan keluarga sudah punya acara untuk libur sekolah nanti. Mau ke mana? Ah, rahasia dong! Doain semoga terwujud dengan lancar ya, aamiin. Seneng-seneng pas liburan sekolah sah-sah saja. Tapi jangan lupa, setelah liburan, anak-anak kembali masuk sekolah. Jadi, dana liburannya jangan dihambur-hambur ya. Sisihkan untuk keperluan masuk sekolah. 

Memasuki tahun ajaran baru, biasanya banyak keperluan sekolah yang harus dipersiapkan. Biaya paling besar adalah untuk membayar uang pendaftaran sekolah, jika ada anak yang baru masuk TK, SD, SMP, atau SMA. Keperluan sekolah yang wajib ada mulai dari alat tulis, seragam, sepatu, sampai tas anak sekolah.

Monday, May 14, 2018

Diet Aman dan Sehat dengan Slim & Fit


Dentuman musik penyemangat senam aerobik sudah berhenti. Studio senam berganti dengan suara riuh para ibu yang baru saja selesai berolahraga bersama. Saya berdiri menyender di dinding sambil mengatur napas dan menyeka keringat. Sesekali meneguk air dari botol minuman. Ah, segarnya setelah berolahraga!

Olahraga senam aerobik rutin saya lakukan seminggu sekali, setiap hari Selasa. Kadang suka bolos juga karena sibuk atau malas (seringnya sih yang terakhir, hehe). Tempat senam juga tidak jauh dari rumah. Bisa pakai sepeda sendiri atau nebeng naik motor bareng Mama Atha dan Mama Tiara (tetangga saya) naik motor. 

Tiba-tiba, seorang ibu berteriak lantang, "Jangan pulang dulu ya, ibu-ibu! Kita ngaliwet! Ada nasi liwet, jengkol, ikan asin, sambel, lalapan... wuih mantap!" Sontak suara riuh mengiyakan dan ungkapan riang terdengar sebagai jawaban. Saya cuma tersenyum saja, lalu pamit pulang karena harus memasak makan siang dan menyiapkan bekal sekolah untuk Kk Rasyad dan Dd Irsyad.

"Bu, hayuk sini bentar! Jangan pulang. Makanannya banyak, sayang nih..." kata ibu pemilik studio senam. Sekali lagi, saya pamit sambil meminta maaf pada semua ibu yang ada di studio senam lalu bergegas pergi. Dalam hati saya berpikir, sudah olahraga kok malah makan-makan? Percuma dong sudah capek senam malah nimbun lemak lagi.

Pernah mengalami situasi serupa? Habis olahraga malah terus makan banyak? Eng... saya sering sih, hahaha! Kejadiannya belum sebulan yang lalu. Saat kami sekeluarga berolahraga bareng ke Lapangan Sempur. Pulang jogging terus lapar, ya cari sarapan dong. Mau tahu kami sarapan apa? Soto betawi plus nasi! Lemaknya balik lagi dah!

Sunday, April 29, 2018

Tampil Unik dengan Cinta Produk Lokal Handmade dari Qlapa




Tampil menarik... siapa yang tidak kepingin? Terlihat menarik membuat rasa percaya diri meningkat saat bergaul dengan orang-orang di sekitar kita. Dalam urusan penampilan, bukan hanya penampilan fisik berupa wajah dan bentuk tubuh saja yang jadi perhatian. Mengenakan fashion yang pas juga bisa menjadi daya tarik tersendiri. 

Dalam urusan fashion, selera saya termasuk klasik. Saya kurang suka mengikuti trend fashion yang sedang digandrungi para perempuan jaman now. Waktu masih muda dulu (uhuk, sekarang sudah tua) saya kerap mengikuti trend baju dan sepatu pada saat itu. Sayang tidak bertahan lama karena saya cepat bosan. Ketika baju dan sepatu tersebut sudah tidak ngetrend lagi, saya jadi malas memakainya. Malas apa malu ya, hihihi.

Seiring bertambahnya usia, apalagi semenjak berumah tangga, saya jadi makin selektif memilih fashion yang dikenakan. Awalnya karena alasan keuangan. Rasanya kok sayang mau beli baju, sepatu, atau tas yang lagi ngetrend tapi cuma bisa dipakai sebentar saja. Lebih baik uangnya dipakai untuk beli popok dan baju anak. Atau ditabung untuk membeli tiket mudik sekeluarga naik pesawat. Ah, emang ya emak-emak itu perhitungan banget.

Monday, April 16, 2018

Tujuh Langkah Mudah Agar Rumah Rapi Selalu


Menjadi seorang ibu tidak bisa lepas dari mengurus rumah. Sebagai ratu rumah tangga, tanggung jawab mengurus suami dan anak-anak adalah nomor satu. Membuat rumah yang nyaman untuk keluarga juga termasuk tugas ibu. Termasuk menyediakan aneka hidangan menggugah selera yang sehat untuk mendukung tumbuh kembang anak-anak dan bikin suami makin cinta, ihiy!

Rumah yang nyaman membuat keluarga jadi harmois. Home sweet home, katanya mah. Rumah yang rapi bikin betah penghuninya. Bebeberes rumah jadi rutinitas. Rumah yang bersih menciptakan lingkungan yang sehat. Kalau rumah kotor, bisa jadi sumber penyakit lho. Misalnya ada sampah makanan yang terlewat disapu. Duh, bisa membusuk, mengundang lalat atau binatang lain yang membawa penyakit. Ngeri kan!

Idealnya, kita para emak ini pengen banget rumah bisa rapi selalu. Betul nggak? Namun khusus buat keluarga dengan anak batita dan balita, kondisi rumah rapi justru mencurigakan menurut saya, haha. Namanya anak-anak sedang dalam masa eksplorasi, membuat rumah berantakan justru merangsang kreativitas mereka. Tenang, Mak. Rumah masih bisa rapi kok walau punya anak kecil. Tunggu saat mereka tidur, baru deh kita bisa membereskan rumah. 

Monday, February 12, 2018

Andai Waktu Bisa Berhenti di Usia 40 Tahun


Suka banget dengan tema #Posttematik yang ada di grup Kumpulan Emak Blogger (KEB), yaitu tentang usia 40 tahun. Meski sudah pernah menulis dengan tema serupa, saya bersemangat untuk menulis lagi dari sudut yang berbeda. Jika pada postingan ini berbau sponsored post dan di sana berbau curhat. Kali ini saya menulis spesial curhat buat KEB. Boleh yaa...

Usia saya saat ini 41 tahun lewat 6 bulan. Andai waktu bisa berhenti, saya ingin selamanya bisa berusia kepala empat seperti sekarang. Jujur, masa ini adalah masa yang paling membahagiakan dalam hidup saya. Jadi, pepatah happiness begins at fourty itu benar adanya.

Wednesday, February 7, 2018

Free Printable Blog Weekly Planner 2018





Tahun baru, semangat baru... yes! Pergantian tahun berarti ganti agenda kerja juga. Buat blogger apa ada agenda kerja? Ada, buat yang punya. Kalau ngggak punya, ya beli. Tapi, emang ada agenda khusus buat ngeblog yang dijual bebas? Kalau online mungkin ada. Tapi saya belum nemu penjual agenda buat blogger alias blogpost agenda di Indonesia. Mungkin saya yang kuper. Kalau ada, boleh kasih tahu saya ya Mbak Sis dan Mas Bro.

Tentang blogpost agenda, apa sih manfaatnya buar blogger? Saya pernah bahas di postingan Mengatur Postingan Blog dengan Blogpost Agenda. Intinya, punya blogpost agenda itu membantu banget supaya kita bisa ngeblog lebih konsisten.
Back to Top