Monday, October 17, 2016

Berdamai dengan Hati di Blog Ratna Dewi



Halo semua! Kali ini saya mau ajak kenalan dengan seorang teman blogger yang pernah menjadi jurnalis di TV One dan STV (Kompas TV Bandung). Namanya Dewi Ratnasari atau biasa dipanggil Ratna atau Dewi. Ibu muda ini memutuskan untuk pensiun dini dan  serius menekuni dunia blogging. Wah, design blognya keren dan enak dibaca sampai saya suka bolak-balik membaca blognya karena banyak tulisan bermanfaat di sana. 

  Piawai menulis karena Ratna sudah lama melakukannya sebagai hobi. Berawal dari iseng menulis cerpen pada masa SMP hingga kuliah. Lalu beberapa kali mengirim cerpen ke majalah dan beberapa ada yang dimuat. Kegiatan menulis cerpen terhenti saat Ratna sibuk kuliah di Jurusan Jurnalistik, Fakultas Ilmu Komunikasi, Universitas Padjadjaran. Wah, satu almamater kita yak :)

Ratna Dewi

  Dari ilmu di bangku kuliah, Ratna mulai menulis reportase, feature news atau berita ringan. Juga menulis tentang berita dengan tema gaya hidup atau tempat wisata. Ketika praktek kerja lapangan sebagai reporter di Global TV, Ratna mulai jatuh cinta pada dunia broadcasting. 

   Didukung dengan pengetahuan sinematografi yang di dapat dari kegiatan kampus, Ratna melamar pekerjaan menjadi asisten produser di STV Bandung (Kompas TV Bandung). Ratna diterima dan memegang program Stiletto, program khusus perempuan yang kemudian berganti nama menjadi High Heels. 

  Pada tahun 2011, Ratna lulus kuliah sekaligus resign dari Kompas TV Bandung, lalu pindah ke Jakarta. Di ibukota, Ratna diterima bekerja sebagai reporter news daily di TV One. Pekerjaan baru ini menjadi tantangan buat Ratna seperti yang diceritakannya di grup Whatsapp Arisan Link Kelompok 1:
"Menjadi reporter televisi berita nasional mengharuskan saya bisa survive dan melepaskan sifat manja. Pengalaman tak terlupakan menjadi reporter berita adalah saat banjir Jakarta awal tahun 2013 saya terpaksa tidak pulang dan harus keliling daerah banjir di Jakarta selama tiga hari. Masuk ke daerah-daerah di Jakarta Barat yang sudah seperti kota mati, tidur di pinggir jalan atau dalam mobil, hingga pertama mengabarkan betapa parahnya kondisi korban banjir di Pluit dan Muara Karang jadi pengalaman yang berharga."
 Selanjutnya, Ratna menjadi menjadi reporter in depth reporting pada tahun 2013. Pekerjaan ini tidak seberat yang sebelumnya, namun lebih menantang karena Ratna harus menggali informasi berita lebih mendalam dari berbagai narasumber. Pada tahun yang sama, Ratna menikah dengan seorang programer bernama Kurniawan Aji Saputra.

  Kebahagiaan rumah tangga Ratna semakin lengkap saat RAtna dinyatakan hamil pada tahun 2014. Namun, duka datang saat sang buah hati harus pergi pada usia kehamilan 24 minggu. Sang jabang bayi diberi nama Azka Adhyastha Alana yang berarti pemimpin yang bersih dan bisa jadi penengah. Kesedihan Ratna kerena kehilangan buah hati yang dituangkannya ke blog berplatform Tumblr. Blog ini dibuatkan oleh sang suami sebagai tempat curahan hati jika Ratna tengah bersedih.

  Sebenarnya, Ratna sudah mengenal blog sejak kuliah. Sempat ngeblog di patform Multiply namun tidak serius. Baru pada akhir tahun 2015 ini Ratna mulai serius menjadi seorang blogger dan membenahi blognya hingga jadi keren seperti sekarang. 

   Penasaran kaan sama blog Ratna Dewi? Cepetan mampir ke www.ratnadewi.me. Ini dia blognya...

Header blog Ratna Dewi

   Blog www.ratnadewi.me awalnya berisi kisah momen terakhir Ratna bersama sang buah hati. Oleh kerena itu Ratna memberi judul blognya "Berdamai dengan Hati". Dengan menulis, Ratna merasa bisa berdamai dengan hatinya yang sedih pasca kehilangan anak dan berdamai dengan keadaan. Menulis adalah self healing bagi Ratna untuk menyembuhkan luka di hati. Berikut pernyataan Ratna tentang hal tersebut: 

"Buat saya, blog punya jasa tersendiri dalam menyelamatkan kejiwaan saya. Mungkin kalau nggak ada blog atau sarana menulis saya sudah hampir gila beberapa kali berada di titik terendah hidup karena kehilangan sesuatu yang berharga dalam hidup saya."


  Ratna memutuskan resign pada tahun 2015 setelah dua kali hamil namun keduanya keguguran. Tinggal di rumah membuat Ratna punya banyak waktu luang untuk serius menekuni dunia blogging. Keterampilan menulisnya dimanfaatkan dengan menjadi content writer di website www.trackpacking.com yang dikelola sang suami. 

   Kini, Ratna sudah menjadi blogger profesional dan menikmati rejeki dari ngeblog. Semua dijalaninya dengan mudah. Karena menurut Ratna, sesungguhnya ngeblog tidak jauh berbeda dari menulis dan membuat reportase seperti yang dilakukannya saat masih bekerja.

  Wow, jadi langsung ketularan semangat menulis nih dari Ratna Dewi! Penasaran pengen kenal lebih dekat? Boleh hubungi langsung beliau di alamat media sosial berikut: 


Blog          : www.ratnadewi.me
Facebook : Dewi Ratnasari 
Fanpage   : ratnadewi.me 
Twitter      : @ratnadewime 
IG             : @ratnadewime 

Email        : mail@ratnadewi.me


 Sebagai penutup, semoga sukses buat Mbak Ratna Dewi. Semoga harapan akan kehadiran sang buah hati segera terwujud, aamiin. Tetap sabar dan memasrahkan segalanya pada Allah SWT, ya. Insya Allah akan indah pada waktunya.

   Saya pasang foto dari Instagramnya Ratna Dewi karena suka dengan captionnya...


"Ada banyak hal yang harus disyukuri.
Termasuk ketika masih berdua di kesekian kalinya Lebaran.
Paling tidak, kita masih punya banyak tenaga buat kesana kemari.
Kita juga masih bisa melihat tempat-tempat indah yang sulit dijangkau orang dengan membawa bayi atau balita.
Yang patut disyukuri lagi, kita masih bisa jajan kesana kemari tanpa memikirkan uang buat beli popok dan susu.
Ya, paling tidak kita masih bisa dengan gampangnya mudik Lebaran, berlari ke belakang rumah untuk melihat matahari terbit, atau bahkan dengan santainya foto berdua seperti ini di depan rumah orang.
Lebaran-Lebaran berikutnya mungkin kita sudah bertiga, berempat, atau berlima.
Tapi yang pasti aku selalu bahagia melewati setiap hari bersamamu."

14 comments:

  1. Duh.. Jadi ikut sedih, Mbak. Tapi mungkin Sang Pencipta punya rahasia sendiri ya. Tentang kehilangan anak ini jugak dialamin Tante ku. Namun akhirnya sesuai kata Mbak Ratna Dewi, emang harus berdamai dengan hati :'D

    ReplyDelete
  2. Terima kasih reviewnya ya, Mbak Inna. Nggak nyangka ternyata kita satu almamater. Mbak Inna jurusan apa angkatan berapakah?

    ReplyDelete
  3. aku angkatan tua di fisip. kita ga ketemu krna aku udah lulus :D

    ReplyDelete
  4. Suka deh dengan blog mbak Ratna Dewi ini. Banyak cerita yang bisa diambil hikmahnya. Self reminder buat blog saya yang gak jelas ke sana ke mari. :D

    ReplyDelete
  5. Jadi semakin mengenal mb Ratna Dewi nih, ternyata emak Riweuh masih satu almamater ya :)

    ReplyDelete
  6. aku seneng jg baca blognya mba ratna dewi ini :).. baru aja td baca di sana.. sedih sih baca ttg babynya, tp percaya kok, suatu hari nanti bakal indah pada akhirnya :)

    ReplyDelete
  7. Tulisan2 mba ratba emang keren dan mengalir..suka gaya tulisannya

    ReplyDelete
  8. Ihiy neng Ratna meni cantik ternyata kerja di TV one. Sakses buat Ratna & Mba Inna.. xoxo

    ReplyDelete
  9. kehilangan memang pasti down banget ya, tapi beramai dengan diri sendiri belum tentu semua orang bisa dengan cepat melalui.

    ReplyDelete
  10. Selalu ada hikmah dibalik ujian yang menimpa manusia. Semoga Mbak Dewi terus disabarkan dalam menanti buah hati dan dicukupkan syukur dengan kesuksesan ngeblognya. Aamiin.

    ReplyDelete
  11. Mba Ratna Dewi memang keren... semoga segera mendapat momongan :)

    ReplyDelete
  12. Makasih udah mau sharing mbak, ilmu baru untuk punya hati yang damai. Makasih banyaaak. Semangat terus ya mbaknyaaa.

    Salam,
    Syanu.

    ReplyDelete

Mohon meninggalkan berkomentar yang sopan.
Komentar dengan link hidup akan saya hapus.

Terima kasih ^_^