Pages

Saturday, December 29, 2018

Liburan ke Bali Naik Mobil? Lakukan Persiapan Berikut Agar Perjalanan Jadi Menyenangkan

liburan ke bali murah

Libur telah tiba! Liburan akhir tahun yang bertepatan dengan libur sekolah ini sudah lama dinanti. Pengen banget ajak anak-anak pergi berlibur. Mau pergi kemana? Saya punya saran: gimana kalau liburan ke Bali naik mobil? Iya, naik mobil. Menyusuri jalan darat sepanjang pulau Jawa. Berani nggak? 


Kenapa naik mobil? Kenapa nggak naik pesawat atau kereta aja? Eits. tunggu dulu. Liburan bawa mobil sendiri itu banyak banget untungnya. Mau liburan ke Bali murah ya lewat jalan darat. Lebih hemat. Kita nggak perlu bayar tiket pesawat yang mahal dan sewa mobil selama berkeliling di Bali.

Liburan ke Bali naik mobil itu lebih seru. Mampir dari kota ke kota di sepanjang pulau Jawa, pemandangan menarik kerap memanjakan mata. Banyak tempat-tempat wisata yang bisa disinggahi sejenak saat melakukan perjalanan. 

Nggak ketinggalan, dengan naik mobil waktu jadi lebih fleksibel. Kita bisa berhenti kapan saja untuk beristirahat atau menikmati keindahan wisata setempat. Karena waktunya yang santai, membawa anak-anak bahkan adek bayi naik mobil ke Bali juga bisa, lho.

liburan ke bali murah
Si mobil silver yang membawa kami ke Bali

Saya sendiri sudah pernah merasakan sendiri betapa serunya liburan ke Bali naik mobil besama keluarga pada bulan Juli kemarin. Anggota keluarga terdiri dari: saya, suami, dan tiga anak laki-laki berusia 16, 11, dan 8 tahun. Berkat naik mobil, jadi menghemat budget liburan ke Bali untuk lima orang. Sisa uang bisa dipakai beli oleh-oleh atau untuk wisata kuliner. Asyik kan!
liburan ke bali murah
Mampir ke ayam betutu di Banyuwangi

Oia, karena naik mobil maka kita nggak repot menenteng oleh-oleh saat pulang. Tinggal masukin aja ke bagasi. Lebih aman dan nggak ada resiko kehilangan barang saat naik transportasi umum. Saya punya tempat toko oleh-oleh langganan di Denpasar, yaitu Toko Erlangga. Tinggal mampir ke satu tempat itu saja sudah puas ngeborong tanpa repot menawar lagi. 


liburan ke bali murah
Pilih oleh-oleh sesukamu ya!

Jalan-jalan di Bali jadi lebih leluasa karena pakai mobil pribadi. Kalau mau, sepulau Bali diputerin sendiri pakai mobil deh. Sayang waktunya nggak cukup. Pernah tinggal di Bali selama dua tahun aja nggak berhasil menjelajah seluruh pulau. Apalagi cuma beberapa hari, hehehe.
liburan ke bali murah
Jalan-jalan ke Danau Beratan di Bedugul

Sudah siap berangkat liburan ke Bali?
Lakukan persiapan berikut agar perjalanan jadi menyenangkan:

1. Buat Itenary

Sebelum berangkat, buat dulu itenary liburan ke Bali. Itenary meliputi:

* Tempat pemberhentian saat berangkat
* Akomodasi tempat menginap (kalau bisa sudah pesan sebelumnya), plus biayanya
* Tempat wisata yang dituju, plus alokasi harga tiket masuknya
* Alternatif tempat wisata jika ada sesuatu hal (misalnya penuh)
* Uang makan setiap makan di luar (jika tidak termasuk sarapan di hotel)
* Siapkan dana darurat
* Pastikan saldo etoll card cukup untuk masuk ke jalan tol
* Siapkan uang receh untuk tukang parkir di jalanan

Alternatif tempat wisata penting untuk direncanakan. Googling dulu ada wisata alternatif apa yang ada di dekat tempat wisata utama yang ingin kita kunjungi. Ini kejadian saat kami hendak bermain ke pantai Sanur. Duh, kok macet panjang dan antriannya bikin males. Pasti rame, nih. 

Suami memutuskan untuk main ke pantai Semawang saja yang lokasinya tidak jauh dari pantai Sanur. Pilhan yang tepat. Pantainya lebih sepi dan anak-anak lebih nyaman bermain air di pantai ini.


liburan ke bali murah
Main kano di pantai Semawang


2. Bawa Barang Seperlunya

Bawa koper berisi pakaian sudah pasti, dong. Saya mengepak pakaian seefisien mungkin dan mengelompokkannya berdasarkan hari. Jadi untuk hari pertama sampai ketiga cukup buka koper kecil. Koper kecil dibwa untuk masuk ke hotel agar praktis. 

Selanjutnya, baju kotor pindah ke kantong khusus. Lalu baju bersih selanjutnya pindah dari koper besar ke koper kecil. Saat pulang, koper besar isinya adalah plastik berisi baju kotor semua. Urusan baju nggak perlu pusing. Kalau kekurangan baju, tinggal beli aja, hehe.

Karena membawa anak-anak, maka prioritas saya adalah keperluan untuk mereka. Karena sudah pada besar, saya tidak membawa mainan. Sebagai gantinya, kami membawa buku cerita dan playlist lagu kesukaan (ada di smartphone). Selebihnya disesuaikan dengan selera masing-masing anak. 

Keperluan lain yang harus ada di mobil adalah cemilan! Biar anak-anak anteng dan nggak kelaparan. Apalagi kalau tempat makan belum terlihat saat perut keroncongan. Cemilan pas banget buat ganjel perut. Jangan lupa sediakan tisu basah di mobil untuk kebersihan.


Cemilan emaknya: kastengels!

Supaya nyaman di perjalanan yang panjang, bawa selimut, bantal leher, dan bantal kecil. Saya bahkan bela-belain beli kasur tiup, lho! Jadi ketika malam hari, anak-anak tidur dengan nyaman di mobil. Kasurnya empuk dan lega. Enakeun deh!


liburan ke bali murah
Enaknya pakai kasur tiup di mobil!

Sedia air mineral untuk minum. Jangan banyak minum teh atau kopi karena banyak mengandung kafein dan membuat kita jadi ingin buang air kecil terus. Saat kebelet, belum tentu pas ada toilet di pinggir jalan, bukan?

3. Cek Kondisi Mobil

Sebelum cek kondisi mobil, periksa dulu kelengkapan surat-surat penting mobil. Namanya perjalanan jauh, surat penting seperti SIM dan STNK mobil wajib dibawa. Selain melengkapi identitas, surat-surat penting tersebut pasti ditanyakan jika ada pemeriksaan lalu lintas. Nggak mau kan perjalanan terhambat gara-gara masalah tilang karena kesalahan kita sendiri.

Cek kondisi mobil. Suami saya membawa mobil ke bengkel untuk diservis sebelum kami pergi ke Bali. Apa saja yang harus dicek? Banyak! Cek busi pada mesin, tekanan ban, filter fuel, air radiator, aki mobil, fungsi wiper dan lampu mobil, alarm mobil, kampas rem, kampas kopling, break shoes, ganti oli rem dan oli mesin, cek komponen AC, periksa timing belt, dan seterusnya. 

Jangan lupa untuk menandai lokasi bengkel resmi mobil yang kita kendarai di sepanjang jalan. Buat jaga-jaga kalau mobil mogok dan bisa minta bantuan ke bengkel terdekat. 

Perjalanan ke Bali sekarang lebih cepat karena banyak ruas jalan tol yang sudah jadi. Beberapa ruas jalan tol masih dalam proses pengerjaan.Kendaran harus mengantri untuk bisa lewat secara bergantian. Jadi pertimbangkan juga kondisi mobil yang oke saat kita tengah terjebak macet. Jangan sampai AC mobil mati karena lupa diservis. Oh, no!


liburan ke bali murah
Tertib mengantri di jalan tol

Lengkapi isi mobil dengan benda-benda pertolongan darurat seperti dongkrak, ban cadangan, senter, dan alat keamanan lainnya. Jangan paksa mesin mobil untuk berjalan terus menerus. Seperti manusia, mobil juga butuh istirahat. Saat pengemudi dan penumpang beristirahat, otomatis mobil juga ikut berhenti. Waktu yang tepat untuk memulihkan kondisi sebelum melanjutkan perjalanan. 


liburan ke bali murah
Mobil dan penumpang beristirahat bareng
di atas kapal feri menuju pulau Bali

Nah, kalau yang ini para penumpang sedang bersantai di atas kapal feri. Anak-anak seneng banget diajak naik kapal laut. Mereka nggak bisa diam melihat-lihat isi kapal dan pemandangan laut yang menakjubkan.
liburan ke bali murah
Santai di atas kapal feri

4. Jaga Kesehatan Tubuh

Kondisi kesehatan harus dijaga sebelum berangkat, sepanjang jalan, dan selama liburan. Terutama buat pengemudi. Beruntung jika ada yang bisa nyetir bergantian. Sayang, saya sudah lupa cara menyetir mobil. Jadi hanya suami sendirian yang menyetir mobil dari Bogor ke Bali pp. Hebat bukan?

Saat mengemudi, sering-seringlah beristirahat menepi sejenak di pinggir jalan. Bisa di rest area, pom bensin, masjid, rumah makan, atau di mana saja saat lelah. Jangan paksa untuk terus menyetir. Jika merasa capek atau mengantuk, segera hentikan mobil dan tidur sejenak.

Kesehatan para penumpang tentu nggak kalah penting. Supaya semua anggota keluarga selalu dalam kondisi fit, saya menyediakan vitamin. Alhamdulillah, selama liburan tidak ada yang sakit dan rewel. Bahkan anak-anak tetap ceria diajak berfoto panas-panasan di Kintamani. 
liburan ke bali murah
Foto keluarga di Kintamani

Oia, obat-obatan pribadi dibawa juga, ya. Saya menyimpan obat penurun panas, obat batuk, obat pilek, obat sakit kepala, sampai obat sakit perut. Peralatan P3K darurat harus ada. Ini kepake banget pas Kk Rasyad (anak kedua saya) terluka. Kakinya berdarah setelah terantuk batu di tempat parkir hotel di Lovina. Untung lukanya nggak parah dan segera diobati.


liburan ke bali murah
Kk Rasyad sempat terluka waktu liburan ke Bali

5. Selalu Sedia Peta

Mengenai jalan-jalan di pulau Bali, saya tidak perlu khawatir lagi. Kami pernah tinggal di Denpasar selama dua tahun, yaitu tahun 2004 sampai 2006. Jadi, suami masih hafal jalan dan paham seperti apa jalanan di Bali. Emang sih, agak keder karena sudah banyak perubahan. Tapi jalanannya tetap sama, kok.

Namanya wisata jaman now, nggak ketinggalan harus selalu ngecek peta virtual di Google maps. Lewat maps, kita bisa tahu jalanan alternatif jika ada macet, berapa lama jarak tempuh dari kota yang satu ke kota berikutnya, lokasi tempat istirahat, masjid, pom bensin, rumah makan, minimarket, dan sebagainya. 

Google maps membantu lancarnya liburan ke Bali. Menyusuri jalan di pulau dewata ini selalu dengan panduan maps biar nggak nyasar. Jalanan Bali emang beda banget dulu dan sekarang. Adudu, jadi banyak macet begini! 

Meski lelah bermacet-macet, Bali memang luar biasa dan perjuangan kami seolah mendapat penghargaan. Begitu sampai tempat tujuan wisata, hati pun berdecak kagum dan terpaku dengan keindahannya. Semua lelah pun terbayar. Masha Allah...


liburan ke bali murah
Pantai Lovina

Tempat yang kami kunjungi selama liburan di Bali yaitu: pantai Lovina, danau Buyan di Bedugul, Pura Ulun Danu Beratan, Denpasar, pantai Semawang, Tanah Lot, pantai Kuta dan seputar iii zone, desa Penglipuran, Kintamani, Garuda Wisnu Kencana, dan main di seputar Denpasar serta ke Kuta lagi.


liburan ke bali murah
Sampai di Garuda Wisnu Kencana

6. Perhatikan Kondisi Cuaca

Kondisi cuaca harus diperhatikan juga. Saya tidak mengecek ramalan cuaca saat jalan-jalan ke Bali. Kami sempat terjebak hujan di dua tempat. Yang pertama waktu ke desa Penglipuran. Kami menunggu cukup lama di dalam mobil sambil beristirahat. Setelah hujan reda, barulah kami masuk ke desa wisata itu sambil tidak lupa membawa payung dan memakai topi (saya cukup pakai kerudung saja).


liburan ke bali murah
Desa Penglipuran setelah hujan

Tempat kedua adalah Tanah Lot. Kami sudah menunggu lama di mobil dan hujan tidak kunjung reda. Mengingat padatnya itenary, kami pun nekad masuk ke tempat wisata dengan payung. Hujan sempat reda, namun deras kembali. Kami melipir masuk di kafe dekat gerbang Tanah Lot. makan jagung bakar dan minuman penghangat badan. 

Lanjut jalan-jalan lagi. Sambil bergerimis ria, kami masuk ke kawasan Tanah Lot. Tidak banyak yang difoto karena hujan turun lagi. Semua serba terburu-buru saat mengitari tempat ini dan langsung kembali ke mobil.


liburan ke bali murah
Hujan-hujanan di Tanah Lot

Andai kami punya lima jas hujan, mungkin bisa lebih lama melihat-lihat Tanah Lot. Jadi, jangan lupa sedia payung dan jas hujan ya! Jaket saja tidak cukup untuk menahan dingin dan masih bisa kebasahan air hujan.

7. Asuransi Kendaraan

Kondisi lalu lintas tidak bisa ditebak. Meskipun kita sudah berhati-hati, selalu ada resiko kecelakaan yang bisa terjadi. Inilah pentingnya memiliki asuransi agar tenang saat berkendara di jalan raya. Resiko buruk yang terjadi pada mobil kita akan ditanggung biayanya oleh asuransi. 

Asuransi kendaraan memberi manfaat untuk meminimalisir kerugian yang ditanggung oleh pemilik mobil. Misalnya kecelakaan yang menyebabkan mobil rusak ringan atau rusak berat, hilang akibat dicuri, rusak karena kerusuhan atau huru-hara, bencana alam seperti banjir dan gempa bumi. 

Tidak hanya itu saja, asuransi kendaraan juga melindungi pemilik mobil dari tanggung jawab hukum pihak ketiga. Maksudnya, jika pemilik mobil terlibat kecelakaan dan merusak kendaraan lain. Kemudian pemilik kendaraan tersebut menuntut ganti rugi, makan pihak asuransi yang akan membayarnya. 

Perlindungan asuransi kendaraan lainnya yang bisa diperoleh adalah tanggungan biaya pengobatan pada pengemudi dan penumpang ketika terjadi kecelakaan mobil. Wah, kalau sudah punya asuransi jadi benar-benar tenang, ya. 

Beli asuransi di mana? Lagi males ribet, nih.

Tenang, sekarang ada www.futureready.com, website penyedia produk asuransi. Future Ready sebagai supermarket asuransi online adalah bagian dari AEGON. Yaitu salah satu perusahaan asuransi terbaik di dunia yang berkantor pusat di Den Haag, Belanda. 

Aman nggak? Pasti aman, dong. Future Ready memegang lisensi resmi dari OJK dengan nomor KEP-518/NB.1/2015 tanggal 18 Juni 2015. Future Ready tidak memiliki produk sendiri dan menjadi perantara antara konsumen dengan berbagai perusahaan asuransi. Jadi, konsumen bisa memlilih sendiri produk layanan asuransi sesuai kebutuhannya.


liburan ke bali murah
Tampilan website Futureready.com

Asuransi kendaraan yang disediakan oleh Future Ready adalah asuransi mobil. Asuransi ini menjamin kecelakaan di jalan, kerusakan akibat banjir, dan kehilangan mobil. Provider asuransi yang mengcover layanan ini adalah: AXA, ACA, SImas Net, Adira, Avrist, dan Malacca. 

Oia, selain asuransi mobil, Future Ready juga menyediakan layanan asuransi perjalanan, asuransi kecelakaan, dan asuransi kesehatan. Tinggal disesuaikan saja dengan keperluan kita mau pilih jenis asuransi yang mana.

Saat bertransaksi, konsumen boleh berkonsultasi dulu sebelum membeli produk asuransi. Future Ready akan memberikan saran hingga konsumen mendapatkan produk asuransi yang tepat. Konsumen juga bebas menentukan provider asuransi yang diinginkan. Pilihan provider asuransi yang ada di Future Ready dapat dilihat pada gambar berikut:
liburan ke bali murah
Provider asurasi di Future Ready

Belanja asuransi di Future Ready ternyata nggak rumit, lho. Prosesnya mudah, lebih praktis, sesuai dengan kebutuhan, dan transaksinya aman karena dijamin oleh OJK. Selengkapnya tentang manfaat belanja asuransi di Future Ready bisa dibaca di infogafis ini:
liburan ke bali murah

Keunggulan Future Ready dibanding kompetitor portal penyedia layanan asuransi lainnya:

1. Transaksi Langsung. 
Transaksi pembelian asuransi langsung secara online.

2. Berbagai Metode Pembayaran. 
Bisa bayar dengan kartu kredit, transfer bank atau bayar langsung di minimarket terdekat.

3. Polis Langsung Aktif. 
Begitu disetujui, polis elektronik langsung dikirimkan via email dan langsung aktif.

4. Klaim Mudah. 
Pengurusan klaim melalui Futuready dibantu oleh CS yang profesional melalui telepon atau online.

5. Tanpa Survey. 
Untuk asuransi mobil, persetujuan asuransi tanpa menunggu survey. Cukup kirim foto secara online.

Alhamdulillah, mobil keluarga kami sudah diasuransikan. Pergi liburan naik mobil ke Bali nggak perlu deg-degan jika terjadi sesuatu di jalan. Perjalanan nyaman dan menyenangkan, plus hati tenang. Liburan bersama keluarga tercinta ini jadi kenangan yang indah untuk dikenang.

51 comments:

  1. Wah seru banget nih mbak! Jadi pengen ke bali naik mobil, tanggung banget kampung halaman di jatim tapi belom pernah sekalipun kesana hahahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. hayuk dicobain bawa cikal nek mobil ke sana. sama kayak aku pernah bawa aa dilshad kecil dari solo ke bandung. bisa anteng kok anaknya :)

      Delete
  2. Tipsnya bantu banget mba! Aku sempet road tur ke Semarang - Solo, seruuu, pengen lagi deh dan nyoba ke Bali baca tulisan ini :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. ayoo mamih bawa krucils nan byutipul halan2 ke bali nek mobil :)

      Delete
  3. Wah kasur tiup itu tak terpikirkan sebelumnya wkwkwk. Patut dicontoh. Total berapa hari berapa malam mbak pulang pergi?

    ReplyDelete
  4. Aku dari kecil sering banget ke bali naik mobil. Memang enak sih, lebih fleksibel. Tapi mama nggak pernah bisa bawa barang seperlunya :))) Mentang2 semua bisa masuk, yang kelihatan mata dibeli dan dibawa pulang haha

    ReplyDelete
  5. Whoaa seru banget, Mbaa road trip-nya! Gara-gara udah ada tol baru, suami juga random ngajakin pulang ke Bali pas Imlek bulan depan pake mobil. Tapi saya jiper duluan karena harus bawa bocah 2,5 tahun plus saya masih suka mabok kendaraan kalo terlalu lama di perjalanan. Padahal dulu pernah juga ke Solo 10 jam naik mobil. Habis Akhirnya rencananya diganti pas nanti setelah libur lebaran. Seru juga yaa kayaknya meski harus banyak persiapan, hahaha. Apalagi banyak keluarga suami dan teman yang tinggal di Jawa, jadi bisa banyak tempat untuk berhenti, hihi.

    Makasih banyak, Mba sharing-nya. Nanti ke sini lagi buat persiapan road trip-nya :D

    ReplyDelete
  6. memang lebih enak naik mobil ya mbak
    kemana2 bisa bebas dan leluasa

    ReplyDelete
  7. Naik mobil selain bisa bebas leluasa juga sekaligus bisa mengunjungi berbagai tempat ya, apalagi bareng keluarga so pasti trip paling menyenangkan.

    ReplyDelete
  8. Uhuyyyyy asiikk banget yah liburan kebali, btw tgl 13 nnti ku ke balii nih, makasiwws banyakk infonya

    ReplyDelete
  9. Lebaran kemarin aku ke Bali juga roadtrip Mbak..Jakarta pulkam Madiun lanjut pulkam Kediri lanjut cuss Bali. Pulangnya Bali, mampir Lumajang..cuss ke Jakarta lagi.
    Memang lebih asyik bawa mobil dewe sih, bebas mau kemana dan kita jadi tau mana-mana.

    ReplyDelete
  10. Sediakan peta, hem... Pakai aplikasi saja memang lebih praktis ya. Asal smartphone nya kuat sinyal, kuota dan baterai, hehehe...

    ReplyDelete
    Replies
    1. sinyal pake provider yg paling top dibawa kemana2 tea. kalo soal batere tenang aja... ada colokan di mobil :D

      Delete
  11. Impianku besok sudah punya anak bisa traveling seru banget menjelajahi alam

    Aku pernah sekalinya nyebrang laut dari Banyuwangi ke Bali, walaupun cuma 5 menit abis itu muaal mabok laut hihi

    ReplyDelete
  12. Dengan meroketnya tiket penerbangan domestik, saya pun sudah mulai ancar-ancar kalau liburan ke Bali nanti mau bawa mobil sendiri saja. Emang dengan mobil sendiri eksplorasi kawasan jadi lebih leluasa. Thanks tipsnya Mbak

    ReplyDelete
  13. Malah seru ya mbak, artikel ini bakalan banyak dicari namti hehe karena tiket pesawat mahal hehe

    ReplyDelete
  14. pasti capek banget nih kelau ke Bali dari Solo naik mobil..bisa pegel2 semua. Persiapannya harus banyak dan siapkan banyak cemilan juga

    ReplyDelete
  15. Setuju! Emang paling enak deh bawa mobil sendiri ke Bali. Soalnya kalau mau kemana2 gak ribet sewa menyewa dan jamnya fleksibel kan 😁

    Yg jelas walau bawa mobil sendiri tetep gak perlu bawa barang banyak2 drpd sempiitt

    ReplyDelete
  16. waaah seru ya kayknya ke Bali bawa kendaraan sendiri
    tp harus dibawa santai dan gak kejar target sih yaa kesian yg nyetir hahaha dan satu lg pastikan punya asuransi

    ReplyDelete
  17. Benar, ya bisa berhemat kalo liburannya bermobil. Asyiknya bisa pulang bawa oleh-oleh banyak deh, gak pusing soal biaya tambahan bagasi hehehe.

    ReplyDelete
  18. Aku kayaknya belum sanggup, MBak, kalau ke Bali bawa mobil. Bukan apa-apa, suamiku ngantukan banget. Udah gitu suka migren kalau kelamaan nyetir. Mau gak mau ya harus pakek kendaraan umum. Padahal enakan mobil pribadi ya. Bisa mampir sana-sini

    ReplyDelete
  19. Serru banged Mba, enaknya kalau naik mobil kita jadi bisa mampir ke tempat2 yang lain dan biayanya juga jadi lebih hemat. Nah, betul Mba selain itu persiapan asuransinya juga penting jadi makin aman dan nyaman.

    ReplyDelete
  20. Ini rencana kami sekeluarga yang belum juga kesampaian. Pengen banget ke Bali bawa kendaraan pribadi. Baca ini, jadi pengen mematangkan rencana ini lagi :D

    ReplyDelete
  21. Saya pernah seminggu menjelajahi bali. Tapi kala itu naik motor. Capai di jalan. Lebih enak pakai mobil, bisa istirahat dalam mobil dan jauh lebih rileks

    ReplyDelete
  22. mainstream sekali sih. butuh banyak persiapan. di jalan juga harus sering cek bensin sama ban. mantap lah

    ReplyDelete
  23. Boleh nih dicoba ke Bali naik mobil pasti seru ya. Kalau adikku pernah naik motor, habis menjelajahi gunung di Jawa, langsung ke Bali.

    ReplyDelete
  24. Wihh asyiknya yang roadtrip. Saya terakhir ke Bali itu tahun 2015. Jalan bertiga bareng suami dan si sulung pakai motor dari Mataram Lombok. Seru banget rasanya. Dan yang saya suka dari Bali adalah pilihan hotelnya banyak, murah dan bagus. Dengan harga 150rb-200rb dulu saja kami sudah dapat hotel yang ada fasilitas sarapan dan kolam renangnya.

    ReplyDelete
  25. Aku salfok sama bajunya mba sekeluarga yg selalu matching hehe 😍 indeed banyak persiapannya ya mba liburan pakai kendaraan pribadi tp enaknya bisa kemana mana sesuka hati.

    ReplyDelete
  26. liat ini jadi terispirasi beli kasur tiup untuk dimobil deh, enak juga kayaknya yah. ehhehe

    ReplyDelete
  27. Ya ampun mba.. aku aja nih ya, ke Banyuwangi naik mobil udah semaput rasanya gimana sampe Bali wahaha.. saya pergi dari Jakarta loh ini gila ga..

    ReplyDelete
  28. Duh mba, salut deh bermobil dari Bogor ke Bali. Luar biasa itu staminanya. Saya aja kemarin liburan jogja-Bandung-Jakarta ampe gempor hehehe... emang asuransi mah penting banget yaa

    ReplyDelete
  29. Dulu pernah ke Bali pake Mobil. Amazing banget deh klo di nikmati perjalanannya. hehehe
    Tp skrg udh ga bisa deh krna punya dedek bayi jd kasian klo lama lama di jln atau mobil

    ReplyDelete
  30. terinspirasi banget mbak,sy sedang rencanakan ke BALI pake mobil,mantap sharenyA

    ReplyDelete
  31. Lg berpikir pulkot k Jakarta dari Bali. Kira2 abis brp sih bensin? Dan Kalau nyetir siang aja, sampai Jakarta brp lama? Cewe2 aja nih berdua yg pergi. Makasih mbak.

    ReplyDelete
    Replies
    1. maaf saya lupa jumlahnya. Yang pasti pas berangkat ada 4 kali isi bensin premium (dua kali full kalo ga salah). belum termasuk jalan-kalan di sana dan pas pulangnya. Total sekitar 2 juta lebih habis buat beli bensin :)

      Delete
  32. Bu, minta info donk di Bali makannya dimana AZ yg enak? Yg cocok sama lidah urang Sunda hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. kalau skr gampang, udah banyak makanan halal yg cocok di lidah orang sunda. tinggal googling aja :)
      kalau saya sekeluarga ke bali, pasti ke tempat makan kenangan aja waktu dulu tinggal di sana, jadi tempatnya ga kekinian. langganan rm ayam taliwang dan warung tenda pak coco di denpasar. pecel bu tinuk dan ayam bakar wong solo di kuta jg jd langganan kami

      Delete
  33. Bu, seru nih kyk nya minta info rute dunk dr jkt ke bali. Makasih

    ReplyDelete
  34. Kak inna,lebaran ini rencana jg mau ke bali bwa mobil sama 3 ank.tp ankq msh kecil² 8th 2 ank sama 1th..repot g yaaaa,tp enk nya g d kejar waktuu bgt sii

    ReplyDelete
    Replies
    1. bisa, say. kuncinya anak2 dibikin senyaman mungkin. kayak tempat buat tiduran di mobil pakai selimut dan bantal empuk (atau beli kasur mobil kayak aku jg bisa). sering2 berhenti untuk istirahat. terutama kalau anak2 pengen ke toilet atau lapar. memang jadi lebih lama krna sering berhenti, yg penting anak2 senang dan menikmati perjalanan :)

      Delete
  35. Mba... kl blh tau, kira budget perjalanan selama 9 hari brp yaa??...
    Include bensin, hotel & makan.
    Ditunggu jawabannya yaa... terinspirasi ceritanya, jd pengen jln2 kesana dgn mbl.
    Terima kasih bnyk untuk jwbannya yaa mba 😊

    ReplyDelete
    Replies
    1. Total budget tahun lalu: 15 juta lebih. Itu tol masih gratis krna percobaan.
      Yg mahal biaya hotel dua kamar.
      Makan untuk berlima (dua dewasa, 1 remaja, 2 anak SD). Ga banyak beli oleh2 juga :D

      Delete
    2. oia uang bensin juga (lupa totalnya berapa) :D

      Delete
  36. Ketika penyebrangab apa saja yg dpersiapkan ato d periksa surat ??

    ReplyDelete
    Replies
    1. surat mobil pastinya harus lengkap. ktp juga disiapkan

      Delete
  37. Waktu dikapal disuruh tunjukkan SIM gak kak ?

    ReplyDelete

Mohon meninggalkan berkomentar yang sopan.
Komentar dengan link hidup akan saya hapus.

Terima kasih ^_^