Wednesday, January 6, 2016

Happy 14th Anniversary!



Martapura, 12 Desember 2002

Suasana pasar batu permata terlihat lenggang pada hari kerja. Bayi kecil berumur sepuluh hari terlihat tenang dalam gendongan sang nenek. Sementara aku mengamati deretan batu perhiasan bertahtakan permata di etalase toko. Berkilauan. Cantik.

  "Kamu mau? Pesan aja," kata pria yang belum genap setahun menjadi pendamping hidupku. Aku mengangguk ragu. Aku memang sudah lama tidak menggunakan anting. Sejak lulus SMP, anting emasku entah hilang ke mana. Aku segan minta kepada orangtua untuk membelikan anting lagi. Aku lebih sering memakai anting plastik dengan aneka warna dan bentuk untuk menghiasi kedua telingaku.


  "Modelnya bisa pilih sendiri, Bu." sang pemilik toko berpromosi. Aku memesan bentuk bunga sederhana yang manis pada sebuah cincin untuk dijadikan anting. Perhiasan itu adalah kado untuk ulang tahun pernikahan kami yang pertama.

Bogor, 6 Januari 2016

Tidak terasa, sudah 14 tahun aku menjalani segala suka dan duka dalam bahtera rumah tangga. Lebih banyak cerita suka daripada duka. Kecuali pada rentang waktu tertentu di mana kami harus hidup dengan sebuah ujian. Tahun berikutnya, kembali melanjutkan hidup bahagia di tanah rantau. Hingga tiba waktunya kembali ke kampung halaman dan memulai lagi babak baru bersama sang drama kehidupan. Selamat tinggal, kebebasan.

Piknik keluarga ke Tana Toraja

   Waktu berjalan sangat lambat bagiku sejak bulan Desember tahun 2011. Aku tidak siap menjalani hidup baru ini. Tapi, aku tidak bisa mundur dan menyerah. Aku punya tanggung jawab. Ada tiga anak kecil yang sangat membutuhkan ibunya. Rasanya kejam jika aku 'kalah' dan harus meningalkan mereka. Semua pahit harus ditelan. Ikhlas menerima suratan takdir dari Yang Maha Kuasa. Cuma itu satu-satunya jawaban untuk jalan keluar masalahku. 

  Beruntung aku punya pendamping yang luar biasa sabar. Tanpa kehadirannya, aku tidak akan bisa sekuat ini...

You are my power. 

You are my strenght. 

Please stay with me. 

I need you more than anything in the world. 

Happy 14th anniversary, dear husband. 

I love you.

19 comments:

  1. Wah, sudah 14 tahun. Semoga tetap bersama di tahun-tahun berikutnya. Sampai dunia akhorat :)

    ReplyDelete
  2. happy anniversary mbak inna ... semoga samara seterusnya yaaa :-*

    ReplyDelete
  3. uhuyyyy,happy anniversary ya mbak, semoga langgeng terus ever after

    ReplyDelete
  4. Happy Anniversary, Mbak... Semoga semakin sakinah mawaddah warahmah. Aamiin....

    ReplyDelete
  5. wah sudah 14 tahun, happy anniversary ya mba. semoga langgeng

    ReplyDelete
  6. Alhamdulillah, langgeng terus ya makkk..
    btw, ayok main ke palangka lagi maakk.. ada aku disini heheh

    ReplyDelete
  7. happy anniversary. Semoga langgeng selalu :)

    ReplyDelete
  8. udah 14 tahun aja, semoga langgeng terus yah mba :)

    ReplyDelete
  9. Alhamdulillah 14 tahun sudah ya mbak..senangnya..semoga selalu samawa sampai akhir hayat...

    ReplyDelete
  10. Semoga akan ada 14 tahun berikutnya dan berikutnya dan berikutnya lagi ya... dalam perlindungan Tuhan selalu...

    ReplyDelete
  11. Happy anniversary mbak, semoga langgeng selamanya.

    ReplyDelete
  12. Selamat ya Mak Inna...ah 14 taun sudah melewati masa - masa yang tak selalu mudah ya....tahun ini aku ke 16 taun Mak...beda tipis kita yaaa...

    Semoga makin rukun Mak...sukses dunia akherat..

    ReplyDelete
  13. Alhamdulillah, susah senang, asam manis ya, Mak.

    ReplyDelete
  14. Semoga selalu jadi keluarga yang samara ya mak

    ReplyDelete
  15. Happy anniversary mba,, semoga langgeng sampai kakek nenek :)

    ReplyDelete
  16. Moga selalu bahagiaaa dengan suami :)

    ReplyDelete
  17. sleamat mbak inna, ufah 14 tahun aja nih,alhamdulilah
    bahagia sellau yak amin

    ReplyDelete

Mohon meninggalkan berkomentar yang sopan.
Komentar dengan link hidup akan saya hapus.

Terima kasih ^_^