Monday, December 8, 2014

Grand Opening (lagi)!


Alhamdulillah, pada tanggal 2 Desember 2014, untuk yang ketiga kalinya toko kami resmi dibuka. Grand opening (lagi)! Sebelumnya, toko kami sudah pernah mengontrak di lokasi 1 dan lokasi 2. Kenapa pindah lagi? Pindah dari lokasi 1 ke lokasi 2 demi posisi yang lebih strategis. Sedangkan pindahan yang terakhir adalah karena 'diusir'. Lho, kok diusir?

  Cerita sedikit, ya. Pak Haji pemilik kontrakan akan merenovasi seluruh tokonya. Beliau meminta para pengontrak untuk pindah sementara selama proses renovasi. Ternyata, secara mendadak, tempat usaha anaknya Pak Haji tidak bisa disewa lagi karena pemiliknya akan membuat tempat usaha baru. Agar sang anak tetap bisa membuka usaha, maka toko kami (yang lebih luas daripada toko lain) menjadi pilihan untuk dijadikan bengkel motor. Jadi, kami harus pindah. Sedih, karena tidak tahu mau pindah ke mana. Akhirnya, semua barang dan etalase ditaruh di rumah, sampai ada tempat lagi untuk berjualan. Curhatan lengkap ada di sini.

  Setelah galau selama nyaris satu bulan karena sulitnya mencari toko kontrakan yang kosong, akhirnya saya dapat juga toko baru. Bangunan baru pula! Untuk dapat toko ini, saya harus berjuang dulu, lho. Awalnya toko ini sudah ada yang mengontrak. Dasar jodoh, kontrak ternyata batal dan akhirnya saya bisa mendapatkan tempat berjualan yang baru dibangun ini. Terima kasih banyak untuk Bapaknya Amel, tetangga saya, sebagai informan canggih hingga saya bisa cepat tahu bahwa toko tersebut kosong.

  Selanjutnya, pindahan yuk! Nah, ini selalu bikin saya deg-degan: angkut etalase! 

Eng ing eeng! Etalase diturunkan!
  Saya menyewa mobil untuk dua kali perjalanan dari rumah ke toko untuk mengangkut barang. Paling sulit dan paling ngeri tentu saja mengangkat dan menurunkan etalase yang paling besar. Takut pecah! Saya ngeliatinnya aja sambil deg-degan. Nggak bisa bantu. Cuma bisa bantu doa aja. Pindahan yang melibatkan satu mobil bak terbuka, satu sopir, satu kernet, dua tukang ojek, dan satu orang satpam komplek ini berakhir dengan sukses. Alhamdulillah, makasih ya Abang-abang semua.

Dari kosong hingga terisi penuh :)
  Toko baru kami memang yang paling kecil ukurannya dibanding kedua toko sebelumnya. Mana nggak simetris pula, ke dalamnya malah menyempit, hehe. Tapi ini yang paling saya suka: ada wc-nya! Jadi, nggak perlu lagi pencet hidung jalan kaki ketimak-ketimik untuk menuju wc umum seperti di toko sebelumnya. Dd juga senang! Bisa nangkring lama di wc sembari saya jaga toko ^_^

Masih banyak yang perlu dibenahi. Kami punya beberapa rencana untuk toko baru ini, yaitu:
  1. Menambah lebih banyak stok dagangan obat.
  2. Menambahkan jualan produk kosmetik siap pakai.
  3. Menambahkan jualan dan menata dagangan aksesoris supaya lebih menarik.
  4. Mebuatkan roda untuk dua etalase di dalam.Supaya mudah digeser saat dibersihkan.
  5. Mengganti papan nama toko dengan yang baru.
  6. Menambahkan jenis minuman di kulkas show case.
Mungkin inilah yang dinamakan hikmah dibalik musibah. Musibah diusir dari toko lokasi 2 justru membuat kami mendapatkan toko di lokasi baru yang lokasinya lebih strategis! Terima kasih Ya Allah. Semoga  usaha ini bisa terus maju dan menjadi berkah bagi keluarga kami, aamiin.

10 comments:

  1. Kalau jualan tempat strategis memang sangat dibutuhkan ya Mbak. Etapi ngeri juga lihat etalasenya turun dari mobil. Takuuuttt pecah. Hiii...ngerii.

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya betul,mba ika. supaya makin banyak yg lihat :)
      deg2an beneran lho ngeliatin etalase diangkat n diturunin lagi hii

      Delete
  2. aamiin...moga lancar ya mak usahanya :*

    ReplyDelete
  3. Semoga sukses bisnisnya mbak. Salah satu keinginanku punya toko offline juga. Salam kenal. Blognya saya follow, kalau berkenan follow balok :)

    ReplyDelete
  4. kangeennn...sama tetangga jarang ketemuan

    ReplyDelete
  5. yeay..akhirnyaselamat ya mak,sukses selalu^^

    ReplyDelete
  6. semoga semakin laris manis toko obatnya, Mak. Aamiin

    ReplyDelete
  7. syukur sekali ya Mak, ada hikmah dibalik peristiwa yang baik maupun yang kurang menyengakan..etapi aku suka warna hijaunyaaa...adeeeeem, jual proten dari Otsuka ga Mak?

    ReplyDelete
  8. Selamat Mak Inna...semoga laris manis...kayak yg punya..manis beud..

    ReplyDelete
  9. mbak sharing dong dulu waktu mw buka toko obat gimana ngurus perijinannya... saya ada keinginan mw buka toko obat juga, namun walaupun apoteker tapi namanya belum pernah ngurus ijin sana sini juga msh bnyak bingung mb..

    ReplyDelete

Mohon meninggalkan berkomentar yang sopan.
Komentar dengan link hidup akan saya hapus.

Terima kasih ^_^